KOLEKSI TUGASKU : Contoh Penyelesaian Masalah Keuangan Saat Pandemi Virus Korona

May 20, 2020
 KOLEKSI TUGASKU : Contoh Penyelesaian Masalah Keuangan Saat Pandemi Virus Korona
Pertanyaan :
1.      Anda baru saja memutuskan untuk membeli Avanza dengan cara mencicil di sebuah lembaga finance. Kendaraan telah dipakai selama 4 bulan dan pendapatan mampu melunasi cicilan pokok dan bunganya.Tiba-tiba ada Pandemi Virus yang menyebabkan jumlah wisatawan menurun sampai ke titik terendah, sehingga penyewa mobil sepi. Jumlah cicilan pokok ditambah bunga Rp. 4.250.000/bulan. Jumlah anak sekolah 4 dan kebutuhan rumah tangga dan makan per bulan Rp. 4.000.000.
2.      Buatlah sebuah skenario penyelesaian masalah agar menghasilkan keputusan yang menimbulkan gejolak sekecil mungkin dan biaya rumah tangga masih tetap ada.
3.      Problem solving tidak menabrak rambu2 etika profesi

.
Jawab :

1.      Problem solving A (memiliki tabungan perjalanan rekreasi dan masih bekerja)

Jika awalnya penghasilan gabungan antara suami istri yang didapat hanya berasal dari gaji pokok karyawan hotel yaitu Rp. 10.000.000/bulan, namun dikarenakan pandemi ini gaji karyawan hanya dibayarkan sesuai UMR. Contohnya UMR Kab.Badung yaitu Rp. 2.930.000/bulan, maka penghasilan gabungan suami istri perbulannya pada masa pandemi ini yaitu Rp. 5.860.000/bulan, melihat kondisi keuangan ini tentulah tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sekolah dan rumah tangga yang totalnya Rp. 8.250.000/bulan. Maka dari itu diambillah anggaran/tabungan yang akan dipergunakan untuk rekreasi demi menutup biaya sekolah dan rumah tangga. Solusi lainnya yaitu dengan mengurang biaya pemakaian listrik, air dan konsumsi makanan. Memulai penghematan listrik dan air, serta merubah menu makanan, yang sebelumnya daging-dagingan menjadi sayuran, sehingga pengeluaran untuk konsumsi dapat ditekan.

2.      Problem solving B (tidak memiliki tabungan dan terkena PHK)
Jika mengalami kondisi seperti ini tentulah sangat berat, demi menjaga kelangsungan hidup keluarga tentulah hal yang dipikirkan yaitu hidup sehemat mungkin dan segea mencari pekerjaan baru secepatnnya. Contoh yang paling banyak dilakukan saat ini yaitu berjualan, anggap saja di kampung memiliki komoditas yang dapat dijual di kota, maka kita dapat mengabil komoditas tersebut dan menjualnya Kembali di kota. Mobil yang tadinya hanya dipergunakan untuk mengangkut penumpang maka Sekarang mau tak mau harus dijadikan pengangkut barang.

Apabila tidak dapat menemukan pekerjaan baru maka mau tidak mau kita haru menggadaikan barang yang sekiranya memiliki harga tinggi dan tidak terlalu dibutuhkan pada masa pandemi ini. Tentu saja yang dipikirkan yaitu mengadai mobil, tapi apakah bisa mengadaikan mobil yang masih bersifat kredit ?.

Diambil dari gadaimobilkredit.com , proses panggadaian mobil yang masih kredit tetap bisa dilakukan namun harus sesuai syarat yang ada, antara lain:




PERSYARATAN GADAI MOBIL
  • Jangka waktu pinjaman max 30 hari, bisa diperpanjang sampai max 6 Bulan
  • Kendaraan harus dalam keadaan baik dan layak jalan
  • Kendaraan milik pribadi bukan milik orang lain atau perusahaan
  • KTP, STNK, BPKB, Surat Akat Kredit, Sertifikat Asuransi dan Lainya
  • Untuk yang masih kredit diusahakan tempo tersisa kurang dari 24 bulan
  • Tahun pembuatan diusahakan 11 tahun terakhir(THN 2006 UP)
  • Nilai pinjaman maksimal 90 % Dari nilai pasar
  • Pajak Mobil diharapkan dalam kondisi hidup

Artikel Terkait

Previous
Next Post »